Es krim yang
menjadi produk andalan brand Wall’s, Magnum banyak
diperbincangkan melalui layanan pesan singkat dan Blackberry
Messenger sejak Maret lalu. Pasalnya, beredar rumor yang menyebutkan
bahwa merk es krim yang diproduksi di bawah lisensi perusahaan multinasional
Unilever tersebut mengandung enzim yang diduga berasal dari babi. Majelis Ulama
Indonesia pun sampai mengeluarkan pernyataan bahwa es krim Magnum halal dan
tidak ada sama sekali zat mirip enzim babi di dalam komposisinya.
Ketua MUI, H.
Amidhan dalam keterangan persnya 24 Maret 2011 lalu sebagaimana dituliskan di
blognewbie.net menjelaskan, kabar es krim magnum mengandung enzim babi tidak
benar. Pihaknya melalui Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika
telah menguji es krim Magnum ini secara keseluruhan. Hasilnya, kandungan enzim
yang terdapat dalam lemak es krim tersebut berasal dari tumbuhan, bukan babi.
“Posisi
kandungan lemak pada tumbuhan ini sama dengan produk-produk yang menggunakan
lemak hewan lain, sapi misalnya.” kata Amidhan.
Sebelumnya,
telah beredar pesan kabar di beberapa layanan pesan singkat yang berbunyi:
Inna lillahi
wa inna ilaihi rojiun.. ICE CREAM MAGNUM MENGANDUNG LEMAK BABI, TERDAPAT KODE E471 atau E472 yg
tnyata ADALAH LEMAK BABI..
Lebih jauh
Amidhan mengira masalah ini lebih terindikasi sebagai bentuk persaingan usaha
saja. Ada yang sengaja menyebarluaskan fitnah untuk menjatukan produk tertentu.
Ini sering terjadi jadi MUI harus berperan aktif. MUI juga menghimbau agar
masyarakat segera melaporkan setiap isu terkait produk makanan jika terdapat
berita yang belum bisa dikonfirmasi kebenarannya, agar tidak merugikan pihak
produsen dan iklim bisnis di dalam negeri. Pihak Unilever Indonesia sendiri
belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai berita ini.
Magnum
merupakan salah satu merek produk es krim unggulan Wall’s yang sudah ada sejak
dulu. Unilever menerangkan sebagaimana ditulis Wikipedia,
Magnum pertama diluncurkan pada tahun 1989 dengan tema “Classic“.
Produksi dan pemasarannya melalui beberapa tahap hingga pada 2010 lalu
diluncurkan “Gold” dan terbaru pada 2011 ini dengan “New Classic“.
Indonesia adalah salah satu negara tujuan distribusi Magnum menyusul beberapa
negara di Amerika, Australia, dan Eropa.
Komentar
Posting Komentar